Hari pasti terus berganti, demikian juga tanggal, dan bulan. Senin pasti akan terganti dengan Senin, demikian pula September yang diganti September yang lain. Adakah yang perlu dirayakan ketika sesuatu digantikan oleh sesuatu yang lain, yang hakikatnya adalah sama? Semua hanya berfungsi sebagai penanda, tidak lebih. Bahwa waktu terus bergulir, sesuatu yang terus tumbuh, yang kecil menjadi besar, dan yang muda menjadi tua.
Sama seperti Kamboja kuning di halaman rumah. Daun yang gugur akan segera terganti dengan daun yang lain, yang pada waktunya akan gugur juga. Bunga kuningnya merekah hanya untuk mati, terganti dengan bunga yang baru. Dan, tak ada yang pernah dirayakan oleh mereka, pohon kamboja, daun, dan bunganya. Bahkan oleh kumbang sebagai penikmatnya sekalipun.
Semua hanya penanda, bahwa kehidupan akan terus berjalan, dirayakan atau tidak.


